Jadi pada blog
ini aku akan menceritakan bagaimana perasaan setelah mengikutin percepatan
diKampus LP3I, serta menceritakan alasan kenapa memilih mengikuti percepatan
dan apa pengaruh terhadap kehidupan sehari-hariku. Awalnya sih memang aku
sempat tidak terpikirkan untuk ikut percepatan ini, ohiya bagi yang belum tahu
apa yg dimaksud “percepatan”, aku akan jelaskan kepada kalian. Dalam kelas
karyawan kalian akan mendapatkan 1 mata kuliah/bulan, dan terdapat 2 pilihan
jadwal yaitu senin-selasa dan rabu-kamis, aku sebelum percepatan memilih jadwal
rabu-kamis sebab aku pikir jika mengambil jadwal yang hari senin pasti ribet
banget deh hahahaha. Nah itukan untuk jadwal normalnya, sekarang jika kalian
mengikuti percepatan, maka yang asalnya kalian mendapatkan 1 matkul dalam
sebulan akan ditambah 1 matkul lain, atau secara harfiah kalian mendapatkan 2
matkul dalam sebulan. Jadwalnya tentu saja senin-selasa dan rabu-kamis. Udah
tau kan apa yang dimaksud percepatan? Hehehe. Lanjut ke cerita lagi, aku memang
sempat tidak ingin mengikuti percepatan, karena pasti hectic banget tuh dari
tugasnya belum lagi ditempat aku kerja pasti ada PR juga.
Namun entah
bagaimana ceritanya, saat bulan Desember 2019 aku berpikir jika aku mengikuti
percepatan bakal mempercepat penyelesaian periode kuliahku ini. Faktor itu yang
pertama buat aku sedikit ingin berpotensi mengambil percapatan. Sebelum aku
menemui Dosen PA, aku ingin memastikan dan memberi kabar ke HRD serta atasanku
bahwa aku ingin mengikuti percepatan dikampus, apakah bisa? Yang berdampak
senin sampai kamis aku pasti stuck pulang sekitaran jam 5, tapi jika ada
meeting yang benar benar urgent mau tidak mau aku harus menyempatkan waktuku
dulu, setelah aku berverita mengenai niatku untuk mempercepat penyelesaian masa
kuliah ini, maka keinginan aku diAproved oleh kantor. Oke satu persatu sudah
terbuka jalannya, dan sekarang paling aku hanya tinggal mengobrol dengan Dosen
PA-ku sendiri. Dan hasilnya aku dibolehkan. Januari 2020 adalah awal dimana aku
akan merasakan bagaimana kuliah selama 4 malam berturut-turut. Yang aku
pikirkan sebelum merasakan kuliah percepatan adalah yang pastinya harus jaga
kesehatan, kalo cape itu pasti banget, dan harus siap banget sama yang namanya
tugas. Matkul pada bulan Januari adalah PR Event dan Bahasa Indonesia, kupikir
ini tidak akan terlalu sulit, karena yang satu matkul prodi dan lainnya adalah
umum. Tak disangka ternyata tugas UAS untuk PR Event adalah membuat sebuah event
dan kita sekelas harus mempersiapkan itu dalam waktu sebulan, wow. Aku sempat
tidak ngeuh dengan matkul ini, padahal sudah jelas dalam namanya terdapat kata
“Event” hahahaha. Apa boleh buat, bulan pertamaku saja ini sudah hectic
tugasnya, dan untuk tugas Bahasa Indonesia emm tidak terlalu buruk sih, hanya
membuat sebuah karya ilmiah saja. Raja terakhir dalam matkul bulan ini adalah
membuat sebuah event umum, huft.
Hari demi hari
berlalu dan persiapan untuk event lumayan semakin matang, mulai dari promosi
secara langsung dan lewat media sosial dilakukan agar mendapatkan peserta,
karena kebetulan kami membuat sebuah event yaitu fashion show busana anak. Ya
target kami adalah ibu-ibu, tepat. Dalam satu kelas dibagi beberapa kelompok,
ada yang memang mengurus sponsor, promosi event dan ada yang membuat rundown
serta mempersiapkan acaranya. Event kami digelar pada 2 Februari 2020. H-6
menjelang event semua panitia waswas sekaligus tidak sabar menghadapi event,
karena semua ingin hal ini cepat berakhir. 6 Hari berlalu akhirnya hari ini
event yang kami buat digelar pada siang hari, semua panitia mulai sibuk
mempersiapkan semuanya, masing masing sibuk dan saling membantu. Semua berharap
event ini berjalan sesuai yang kita harapkan. Pukul 12.00 tepat, artinya pendaftaran
ulang telah ditutup. Seluruh peserta sudah memenuhi kursi yang telah
disediakan, 15 menit lagi acara dimulai dan MC sudah bersiap-siap akan menaiki
panggung dan membuka acara. Kami semua panitia berkumpul terlebih dahulu dan
berdoa bersama demi kelancaran event ini. Brifing serta doa pun selesai, maka
dimulailah event fashion show busana anak ini. Semua panitia menikmati
berjalannya event ini, dan para peserta pun nampak antusias mengikuti rangkaian
acaranya. 5 Jam pun berlalu begitu cepat, acara kami sudah selesai. Teman teman
pun sangat terlihat gembira, sebab matkul ini yang membuat pikiran serta fisik
kita terkuras tenaganya. Memang event kami tidak terlalu mewah, namun dalam
upaya membuat dalam waktu sebulan, kami cukup puas dan bangga. Merasakan
lelahnya perjalanan 1 bulan pertamaku merupakan masih pembukaan dalam
perjalananku ini. Semoga untuk menatap bulan-bulan berikutnya akupun diberi
kelancaran dan juga kesehatan.
0 comments:
Post a Comment