SANG PENGATUR STOCK

Saya bekerja diGeoff Max sudah 1 tahun lebih 6 bulan, dan merasakan menjadi seorang merchandiser baru 5 bulan. Sebelum saya pindah divisi ke Merchandiser, divisi saya adalah staff warehouse inbound, atau lebih jelasnya adalah bagian tahap dimana barang dari setiap vendor harus melewati proses QC, perhitungan jumlah fisik sesuai surat jalan dan menyimpannya ke atas rak sesuai nomor binlock masing-masing kategori. Saya tidak menyangka akan dipindahkan oleh atasan saya ke divisi ini. Sebab saya memang target bekerja disini awalnya hanya untuk satu tahun pengalaman diWarehouse saja. Namun Tuhan mempunyai rencana lain yang lebih baik untukku, makanya aku sekarang masih bekerja diGeoff Max dengan berada pada divisi Merchandiser. 
Awal saya ditawarkan menjadi merchandiser, sempat bingung. Soalnya aku baru mengenal istilah itu. Sebelumnya sempat cuman hanya mengetahui istilah saja. Tidak mengetahui artinya dan beserta tugasnya apa saja. Supervisor saya waktu itu bilang agar aku mencoba saja, karena ini tawaran bagus, menunjang karir juga, dan pada saat itu Geoff memang sedah membutuhkan 1 orang tambahan pada divisi ini. Saat masuk bagian merchandiser saya diberi modul mengenai hal-hal yang berkaitan dengannya. Saya diberi 3 bulan masa percobaan untuk masuk merchandiser ini, partner sekaligus mentor saya waktu itu bernama Sandi. 2 Bulan pertama saya benar-benar belum menguasai semuanya. Tapi saat bulan terakhir masa percobaan saya lumayan bias sedikit inprove mengenai pekerjaan saya dalam merchandiser ini. Mulai lancar untuk PO barang, melihat kategori apa saja yang sudah harus diProduksi, review serta menganalisis beberapa kategori yang menjadi prioritas selanjutnya. Semua itu saya bias dapatkan dari pengalaman dan terus belajar sebenernya, serta kuakui dimerchandiser ini kita harus sering improve dan memiliki inisiatif tinggi dalam segala hal. Sering bertanya saat meeting, bukan bermaksud bawel, tetapi agar semua pekerjaan yang berkaitan dengan kita bias lancer dan paham dengan apa yang sedang dibahas dalam meeting tersebut.
Sekarang seorang merchandiser dibrand manapun pasti sedang sibuk-sibuknya untuk mempersiapkan stock bagi masa penjualan bulan Ramadhan. Berarti sekitar kurang kebih 2 bulan lagi menjelang puasa, stok haram hukummnya jika sedikit apalagi sampai habis. Karena puasa termasuk Peak Season maka demand pada sales periode bulan itu diprediksi akan naik beberapa kali lipat dari sebelumnya. Masuknya saya ke dunia merchandiser atau mudahnya bagian pengadaan/persiapan produksi banyak ilmu yg saya dapat selain ilmu tentang produksi saja. Selebihnya adalah ilmu seperti komunikasi, negosiasi dengan vendor serta analisis pada setiap artikel yang bagus penjualannya dan yang tidak. Merasakan sesuatu hal yang baru adalah masa-masa seseorang bias tumbuh menjadi manusia dewasa yang baru, baru karena ilmu yang dia miliki bertambah dan hal-hal yang dia asalnya tidak mampu menjadi mampu disebabkan proses belajar tersebut

0 comments:

Post a Comment